Indonesian (Indonesia)English (United Kingdom)

 

yogah cittavritti niridhah

yoga is the cessation of movement in the conciuosness

yoga membuat keheningan dalam bathin dan pikiran

 

Events Calendar

May 2012
S M T W T F S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2

Latest Events

No events
Home Activity Report Laporan Yoga Gembira 4 April 2009
Laporan Yoga Gembira 4 April 2009 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 06 April 2009 00:00
There are no translations available.


Yoga, Facebook, dan Meditasi Guidoian

Teman-teman Yang Bergembira,

Kalau saudara Puguh mengatakan bahwa wakil Tuhan di bumi adalah Google, maka saya menganjurkan untuk mentahbiskan Mark Zukermann sebagai nabi zaman modern ini, karena perkembangan yang pesat dari “agama baru” ini yang dia ciptakan: Facebook! Syarat-syarat sebagai agama sudah shohih Bukori: ada syahadat yang harus orang click agree waktu mau sign in (walaupun data kita akan digunakan untuk riset pemasaran para pemilik modal konco2nya Mark), kemudian ada juga ritual yang harus para fb addicted ini lakukan secara rutin: buka website, masuk ke home, profile, sampai mengganti foto profile. Dan tentunya ada ummat, yaa… kita semua ini, sidang pembaca.


Agama baru yang kita semua anut ini, banyak dimanfaatkan untuk memperluas jejaring perkawanan sosial, “menjual kehebatan diri”, share foto perjalanan, becanda2, tapi juga tawaran bisnis investasi serius - model bisnis em-el-em. Dan, ini juga yang dimanfaatkan oleh pengecer jasa yoga, yudhi, dengan Sosial Yoga Club-nya, dengan “gelar perkara”, Yoga Gembira. Tapi ini sosial (banca: sok sial), karena ada unsur gambling, tiap saat gak tau jumlah orang yang ikut, yang berarti bisa rugi bandar, bayar ke pemilik venue kalo pesertanya kagak kuorum, apalagi kemudian pake (lagi2 sok sial) nyumbang 20%. Tapi, seperti yang dikatakan masteng Guido, pembimbing meditasi bahwa ada perlunya menjadi sebagai “giver”, dan seperti acara meditasi yang dia beri kemarin ini, sebagai “meditasi terimakasih”, kita menerima (penderitaan) orang, dan mengasih yang terbaik yang kita miliki. Yang dimanfaatkan yudhi adalah, dia taruk di fb pengumuman acara yoga gembira itu sehingga pesertanya lebih banyak. Jelaslah kalo Mark Zukermann ini capus, calon penghuni surga teladan.

Dalam materi ceramah setelah yoga asana, Guido memberi copy ttg Pengantar Tibetan Heart Yoga, bagaimana yoga bekerja pada lapisan2 tubuh dan pikiran manusia. Perlu utk membedakan antara benda an sick dengan persepsi thdp benda tersebut yg timbul di pikiran kita untuk supaya tidak tamak. Contohnya, satu lukisan yang bisa ditanggapi beragam, ada yg suka, so so, ada yg jelas2 bilang gak suka. Cara ini, menurut yudhi seperti cara berpikir kaum posmodern, anything goes. Perlunya generousity, keutamaan memberi diualangi seperti topik minggu sebelumnya. Memberi dengan tulus. Yang akhirnya, kalau ini dikembangkan, seperti menanam benih unggul yang kelak akan memetik buah yang bagus. Kelak alam akan mendengar, dan akan memberi seperti yang kita inginkan. Apa bedanya dengan pelatihan motivasi atau buku/film the secret? tanya yudhi. Yang ditamilkan di film itu kan yg sukses, tapi yg gak sukses mungkin akan jauh lebih banyak. (selanjutnya yudhi lupa apa aja yg Guido omongin), tp anyway, kemudian peserta diajak meditasi bersama, icip-icip meditasi ala Dalai Lama.

Untuk topik ceramah Guido minggu depan, ketika dilempar ke floor, Puguh mengusulkan topik “yoga in the capitalistic world”, menurut yudhi, topik itu sangat menarik (karena gue inget juga gue pernah nulis “anatomi yoga center di jakarta” yg kl gue bicara bisa disrempet2in lah…), tapi Guido sendiri memberi judul yang gak kalah menariknya, yg dia baru jadi pembicara di seminar resmi dunia bisnis: “ancient wisdom in modern business”. Kata beberapa peserta yoga gembira yang mayoritas bergender perempuan, “Guido emang top…” (sempet juga sih yudhi ada iri, tapi segera sadar, wajah gue emang pas-pasan, dan ngakui kelebihan Guido….hehe….). Dari omong2 non formal setelah sesi Guido, yudhi, Ale’, Lucy, Ninta, dan dua peserta kelas meditasi reguler-nya Guido, omongan beraroma spiritual masih kental. (gile juga, malem minggu topiknye beratt bener ye.…), yudhi sempet bingung, mau ksih kontribusi apa nih, social yoga club kepada Guido yg telah sangat generous memberi ilmu pengetahuannya…? Apa perlu naikin uang iuran, tapi gile juga, SBY katenye nurunin harga BBM sampe tiga kali, ini malah mau naikin… Masalah ini belum dimusyawarahkan… Dan karena ini negeri demokrasi, perlu dibicarakan, didiskusiin bersama dengan tetap dalam koridor: Beryoga, Bergembira, Berilmu, dan Beramal…


Laporan Keuangan

Pendapatan
16 x Rp 50.000 (dewasa)        Rp.  800.000,-
2 x Rp 25.000 (anak-anak)       Rp.   50.000,-
                                           =========
                                           Rp.  850.000,-
Pengeluaran (snack+minum)    Rp.  250.000,-  * ke House of Peace
                                           =========     
                                            Rp  600.000,-
20% (good karma peserta)       Rp. 120.000,-   * ke Kas Social Yoga Club *)
                                            =========
Buah Karma Yudhi                    Rp 480.000,-

(alhamdulillah wasyukurillah….hahahah…)








Last Updated on Wednesday, 27 May 2009 03:36
 

Photo Gallery

viagra