| Belajar Yoga Belajar Memahami Alam |
|
|
|
| Ditulis oleh Yudhi Widdyantoro |
| Senin, 09 Mei 2011 08:21 |
Kalau kita perhatikan sebatang pohon: mulai dari akar, batang, cabang, dedaunan, sampai buah. Dan kalau kita umpamakan pohon, filosofi yoga persis sama dengan sebatang pohon itu. Dimulai dengan akar sebagai fondasi, perjalanan yoga seperti pada umumnya tradisi spiritual, dimulai dengan etika universal, seperti tidak melakukan kekerasan (ahimsa), tidak berbohong, tidak mencuri, dan hidup sederhana. Fondasi yoga ini dikenal dengan Yama. Disiplin awal tradisi yoga ini diperlukan dalam kita hidup bermasyarakat untuk mengontrol organ tindakan agar keberadaaan kita tidak menimbulkan kerugian bagi orang lain. Jadi sesungguhnya, bukan hanya asana atau latihan postur-postur yang perlu dipahami dalam menapaki perjalanan yoga. Kita semua perlu memperkuat akar atau fondasi bangunan yoga dengan pemahaman pada unsur-unsur di dalam Yama atau etika universal ini.Berikutnya adalah Niyama, atau latihan kedisiplinan diri yang bisa dipadankan dengan batang pohon. Niyama ini antara lain: menjaga kebersihan diri (saucha), bersemangat (tapas), dan sikap kerendahan hati pada hukum-hukum alam yang tidak bisa dibantah kebenarannya (Isvara pranidhana). Asana atau postur-postur yoga dengan bentuk-bentuknya yang terkadang aneh, menuntut kelenturan tubuh yang tinggi, sesungguhnya adalah kajian pada tangga ketiga yang bisa dumpamakan dengan cabang pohon. Seperti cabang yang beragam bentuk, begitu juga asana ini yang dilakukan oleh beragam aliran atau style. Mereka, aliran dalam yoga itu melakukan postur yang sama, seperti vrkasana (postur pohon), bhujangasana (postur ular atau cobra), dan sebagainya, hanya saja cara dan penekanannya yang bisa jadi berbeda-beda. Semakin dalam dan jauh perjalanan yoga ini, kita sampai pada belajar pernafasan yoga (pranayama) yang bisa disamakan dengan daun dalam sebuah pohon. Daun adalah unsur di pohon untuk menyerap energi dari alam untuk kemudian diedarkan ke seluruh tubuh pohon sebagai sumber kelangsungan hidupnya. Begitu juga latihan pernafasan ini. Dari sini kita bisa lihat betapa erat sekali hubungan yoga dengan lingkungan sekeliling kita. Jadi sesungguhnya sambil kita belajar yoga, kita juga akan belajar memahami alam. Dari beberapa contoh postur di dalam yoga, seperti postur pohon dan ular. Jika disertai dengan perhatian pada organ-organ di dalam tubuh, otot-otot, ligamen, tendon, dan gerak fisiologis yang bekerja ketika berlatih, serta harmonisasi dengan nafas, dan fokus atau pusat perhatian, semua latihan postur dalam yoga diyakini akan memberi kesehatan fisik, selain bahwa latihan ini juga sebagai sarana latihan untuk meningkatkan kesadaran diri (awareness), suatu sikap kerendahan hati di hadapan Tuhan, atau hukum-hukum alamiah. Suatu olah batin atau perjalanan spiritual yang membawa diri kita pada suasana hati yang tenteram yang merupakan refleksi akan harmonisnya suasana batin kita yang tenang dengan alam sekeliling kita. Karena itu baik sekali jika sempatkan sekali-sekali berlatih yoga di ruang terbuka yang akan mendekatkan diri kita dengan alam. Suatu latihan untuk meningkatkan kesadaran bahwa kita juga adalah bagian dari alam semesta. Kesadaran bahwa segala tindakan kita secara pribadi tentunya akan berdampak pada masyarakat di sekeliling kita, dan juga alam yang lebih luas. |
| Terakhir Diperbaharui Senin, 09 Mei 2011 08:38 |